10 Makanan Khas Wonosobo Menggungah Selera

GBNSCHOOL – Wonosobo merupakan salah satu kabupaten di Jawa Tengah yang terkenal dengan keindahan dataran tinggi Dieng. Kabupaten ini diapit dua gunung muda yang masih, yakni Gunung Sindoro dan Gunung Sumbing dengan tinggi lebih dari 3.000 meter di atas permukaan laut (mdpl). Letaknya yang strategis membuat Wonosobo menjadi kabupaten dengan potensi ekonomi dan wisata yang lengkap, seperti wisata alam, religi, budaya, hingga kuliner.

10 Makanan Khas Wonosobo Menggungah Selera :

Mie Ongklok

Mie Ongklok
Berkunjung ke Wonosobo tidak lengkap rasanya jika belum mencicipi kelezatan mie ongklok. Mengutip buku Makanan Khas Jawa Tengah tulisan Prasita Puspita Sari dkk., mie ongklok merupakan mie kuning kuah yang disajikan dengan kol dan potongan daun kucai.
Kuah pada mie ongklok dibuat menggunakan tepung kanji sehingga teksturnya kenyal dan unik. Agar lebih nikmat, mie biasanya ditambahkan brambang goreng, lada bubuk, dan cabe ulek bagi pecinta pedas. Ada pula yang menghidangkannya dengan makanan pendamping seperti sate sapi, tempe kemul, dan keripik tahu.

Manisan Carica

Manisan Carica

Manisan Carica adalah salah satu makanan khas dari daerah Wonosobo, Jawa Tengah, Indonesia. Carica, juga dikenal sebagai kates atau manisan belimbing wuluh, adalah buah yang tumbuh di pohon Carica pubescens. Buah ini memiliki bentuk yang mirip dengan belimbing namun sejenis dengan pepaya, memiliki rasa yang lebih manis dan lembut.

Tempe Kemul

Tempe Kemul

Tempe Kemul merupakan salah satu produk olahan tempe yang menjadi kebanggaan kuliner Wonosobo. Keunikan tekstur empuk dan cita rasa khas membuat Tempe Kemul memiliki daya tarik tersendiri, serta tambahan kucai dalam pembuatannya pun menambah cita rasa yang khas.

Opak Singkong

Opak Singkong

Opak Singkong adalah salah satu makanan khas yang lezat dan unik dari Wonosobo. Dengan rasa gurih dan tekstur yang renyah, tidak heran jika Opak Singkong menjadi favorit bagi banyak orang yang mencari camilan tradisional yang nikmat.

Cenil

Cenil

Cenil adalah makanan khas yang memiliki cita rasa tradisional dan kenikmatan yang unik. Cenil dapat ditemukan di pasar tradisional, pedagang kaki lima, atau toko makanan khas Wonosobo.

Sagon

Sagon

Sagon di Wonosobo berbeda dengan sagon ditempat lain, makanan dengan berbahan dasar tepung ketan dan parutan kelapa. Makanan berbentuk bulat dengan cekungan di tengahnya ini diolah dengan cara dibakar di atas bara arang.

Kacang Dieng

Kacang Dieng

Kacang Dieng adalah salah satu makanan khas dari daerah Dieng, Wonosobo, Jawa Tengah, Indonesia. Kacang Dieng terkenal sebagai camilan yang terbuat dari kacang tanah yang dipanggang dengan bumbu rempah khas.

Megono

Megono

Megono memang banyak dijumpai didaerah lain, namun megono khas wonosobo berbeda dengan daerah lainnya, makanan ini merupakan kuliner yang terdiri dari nasi matang, irisan sayuran dengan lauk ikan teri.

Geblek

Geblek

Geblek merupakan makanan khas Wonosobo yang biasanya dijadikan cemilan. Kuliner ini terbuat dari campuran tepung roti dan daun kucai, lalu digoreng sampai mengembang. Teksturnya yang kenyal membuat geblek kerap disamakan dengan cireng, salah satu makanan khas Bandung.

Soto Golak

Soto Golak

Soto Golak merupakan soto khas Wonosobo yang terbuat dari kaldu sapi dan golak. Golak adalah singkong yang direbus dan dihaluskan kemudian dicampur dengan parutan kelapa. Soto Golak biasanya disajikan dengan bihun, suwiran daging sapi, dan tauge. Soto Golak memiliki cita rasa yang gurih dan manis. Golak yang terbuat dari singkong menambah cita rasa gurih dan tekstur yang kenyal.

Nah itu 10  makanan khas yang ada didaerah Dataran Tinggi Dieng Kabupaten Wonosobo, tentunya kalian masih penasaran kan seperti apa aja sih makanannya, bahan pembuatannya dan dimana kalian bisa mendapatkannya saat berkunjung ke Wonosobo.