8 Makanan Kuliner Khas Gorontalo Yang Nikmat Dan Lezat

GBNSCHOOL – Gorontalo adalah salah satu provinsi di Sulawesi yang diresmikan pada tahun 2000. Memiliki ibukota bernama Gorontalo atau dikenal juga dengan sebutan Hulontalo serta julukan kota Serambi Madinah, Gorontalo memiliki kekayaan budaya yang menarik. Salah satunya adalah kekayaan kuliner tradisional Gorontalo. Dengan bumbu-bumbu khas dan bahan-bahan yang ada di daratan Gorontalo, makanan khas Gorontalo tentu memiliki cita rasa yang wajib wisatawan jelajahi.

8 Makanan Kuliner Khas Gorontalo Yang Nikmat Dan Lezat :

Tili Aya

Tili Aya

Kuliner tradisional Gorontalo satu ini merupakan panganan wajib saat sahur pertama dibulan puasa. Terbuat dari gula merah yang diolah dengan telur dan santan kelapa, Tili Aya memiliki cita rasa yang manis dan mampu mengganjal perut. Selain untuk sahur, makanan khas asal Gorontalo yang surah dan sulit ditemui juga bisa menjadi pendamping yang pas untuk minum teh disaat keadaan santai.

Sate Tuna Gorontalo

Sate Tuna Gorontalo

Jika umunya sate disajikan menggunakan daging kambing ataupun ayam, di daerah yang memang kaya akan hasil laut ini justru menggunakan daging ikan tuna sebagai bahan utamanya. Dengan tekstur lembut dari ikan tuna dan bumbu yang meresap, sate tuna khas gorontalo sangat pas di santap bersama nasi hangat dan juga pedasnya sambal.

Ayam Iloni

Ayam Iloni

Ayam Iloni bisa dibilang merupakan ayam bakar tradisional khas Gorontalo. Yang membedakannya adalah kekayaan bumbu rempah seperti bawang merah, bawang putih, kunyit, kemiri, dan rempah lainnya yang membuat rasa dari kuliner khas Gorontalo ini sangat kaya. Pasangan pas untuk sepiring nasi putih hangat dan lalapan segar.

Kue Sabongi

Kue Sabongi

Jika berjalan-jalan ke pasar atau mampir ke warung-warung di Kota Gorontalo, wisatawan bisa menemukan kue khas Gorontalo satu ini. Sekilas makanan khas Gorontalo ini terlihat seperti Kue Combro.

Meskipun sama-sama menggunakan bahan utama parutan ubi, isian dari kuliner tradisional Gorontalo ini berbeda dari Combro yang umumnya menggunakan gula merah. Pisang raja yang dipotong-potong menjadi isian dari Kue khas Gorontalo yang memiliki teksur renyah ini.

Ilabulo

Ilabulo

Terbuat dari olahan daging ayam, Ilabula adalah makanan khas Gorontalo yang kerap menjadi lauk pendamping makan siang masyarakat Gorontalo. Ditambah hati ayam dan ampela, masakan tradisional dari Gorontalo ini dimasiak bersama pisang sepatu dan berbagai rempah-rempah dan kemudian dibungkus daun pisang untuk dibakar hingga matang. Proses pembakaran dengan daun pisang dan rempah-rempah membuat kuliner tradisional Gorontalo ini memiliki aroma yang menggoda selera.

Bilenthango

Bilenthango

Bilenthango merupakan kuliner tradisional khas Gorontalo selanjutnya yang menggunakan Ikan Mujair sebagai bahan utamanya. Proses memasak khas Gorontalo ini tergolong unik, sebelum dimasak, ikan akan dibelah dua dan diletakkan diatas daun pisang sebelum digoreng ataupun dibakar sehingga ikan tidak bersentuhan atau terendam minyak goreng. Setelah matang, ikan disirami dengan bumbu rempah yang memperkaya cita rasa kuliner asal Gorontalo ini.

Sayur Putungo

Sayur Putungo

Berbahan dasar jantung pisang, makanan khas Gorontalo ini memiliki cita rasa menyerupai sayur lodeh. Sayur Putungo kerap disajikan dengan cara ditumis, digoreng, atau dibuat kuah bersantan sebagai lauk. Terkadang kuliner Gorontalo ini juga dijadikan sebagai lalapan pelengkap. Hidangan khas Gorontalo ini kerap disantap berdampingan dengan jagung rebus ataupun jagung bakar.

Brenebon

Brenebon

Puas menyantap berbagai makanan khas Gorontalo, hilangkan dahaga dengan Brenebon, minuman khas Gorontalo yang dikenal juga sebagai es kacang merah. Cara membuat minuman khas Gorontalo ini tergolong sederhana, cukup campurkan kacang merah rebus dengan daun pkamun, gula merah yang telah dicairkan, susu kental manis, air secukupnya dan es serut, dan segelas Brenebon siap mengusir rasa hausmu.

Kaya sekali bukan kuliner tradisional Gorontalo? Dengan cita rasa menarik, tentu berbagai makan khas Gorontalo ini benar-benar menggoda selera makanmu, bukan?